Press Rilis : STAI Al-Aziziyah Wisuda 428 Lulusan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*Abu Mudi: Mari bersinergi mewujudkan cita-cita bersama

Bireuen – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah mewisuda 428 lulusannya pada Selasa, 15 April 2014 dalam rapat senat terbuka tahun ini. Lulusan STAI Al-Aziziyah yang diwisuda tersebut terdiri dari program studi KPI 62 orang, laki-laki 44 orang, perempuan 18 orang, program studi SAS 109 orang, laki-laki 60 orang, perempuan 49 orang dan prodi PAI sebanyak 257 orang, laki-laki 46 orang dan perempuan 211 orang. Penglepasan wisudawan tersebut dipusatkan di Komplek Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batei Iliek Samalanga.

Ketua STAI Al-Aziziyah, Tgk Muntasir. MA, mengatakan pelaksanaan wisuda ke-III ini merupakan kegiatan rutin akademik bagi sebuah Institusi pendidikan, dan juga memiliki arti yang sangat bermakna bagi STAI Al-Aziziyah karena di Umur yang ke-10 tahunnya telah mampu melahirkan alumni sejumlah 905 Orang yang sebagian besar sudah berkiprah di berbagai bidang di dalam masyarakat.

STAI Al-Aziziyah Wisuda 428 Lulusan

    Tgk. Muntasir menjelaskan, wisuda ini merupakan wisuda ke III, setelah pada tahun 2010 & 2012 STAI Al-Aziziyah juga melaksanakan wisuda 2 kali yang telah melahirkan 477 alumni dan memiliki hikmah yang sangat besar ditengah wacana dan harapan adanya integrasi pendidikan, hampir semua sarjana yang akan diwisuda tersebut merupakan santri dan staf pengajar dayah. Oleh karena itu Perguruan Tinggi Islam ini dijalankan kepada nuansa akademik yang berbasis disiplin keilmuan dayah salafiyah (tradisional). Pada satu sisi sebagai lembaga pendidikan formal yang hadir dan dikelola oleh sarjana yang alumni dayah dan sarjana lainnya, maka pola pendidikan yang dijalankan adalah pola pendidikan terpadu. Artinya kurikulum di STAI Al-Aziziyah ditawarkan sesuai dengan semangat kompetensi antara kurikulum yang dihasilkan dari logika pengajaran dayah yang selama ini terbukti memberikan peran yang signifikan dalam masyarakat (stake holder). Sementara di lain pihak penyelenggaraan kurikulum tersebut disesuaikan dengan ketentuan penyelenggaraan kurikulum pendidikan tinggi nasional dalam lingkungan Departemen Agama jelas Tgk. Muntasir, salah satu kandidat doktor University Kebangsaan Malaysia ini.

    Tgk Muntasir, MA juga menambahkan, hingga saat ini STAI Al-Aziziyah terus berbenah dalam meningkatkan kompetensi dosen, 9 sedang menempuh pendidikan Doktor, 21 Dosen yang mengikuti pendidikan magister.

    Pembina Yayasan Al-Aziziyah, Abu Mudi dalam kesempatan memberikan tausyiah singkat mengharapkan kepada semua lulusan STAI Al-Aziziyah untuk dapat mengembangkan keilmuan yang telah diperolehnya selama pendidikan dan menjadi pioneer dalam penegakan Syariat Islam di Aceh dengan berpegang teguh dalam konsep aqidah ahlusunnah wal jamaah, Dalam tausyiahnya, Abu MUDI menambahkan Wisuda sarjana ini kita jadikan sebagai momentum untuk lebih bekerja keras dalam mengembangkan konsep pendidikan integral umum & agama di lokasi Dayah Jamiah Al-Aziziyah ini yang Insyaallah, disini akan dibangun pusat pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan umum dan agama mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi yang berbasis pendidikan agama dan bermazhab ahlu sunnah wal jamaah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.