Statemen Fuad Mardhatillah (Direktur Aceh Institute) Terkait Kasus Rosnida Sari

Fuad Madhatillah
Fuad Madhatillah

Direktur Aceh Institute, Fuad Mardhatillah memberikan komentar terkait pemberitaan Dosen UIN Ar-Raniry Rosnida Sari “Mahasiswi Berjilbab Belajar Kesetaraan Perempuan di Gereja Banda Aceh”

Fuad Madhatillah
Fuad Madhatillah

“Persoalan yang terkait dengan Rosnida Sari yang menghangat di media sosial akhir-akhir ini, perlu disikapi semua pihak secara bijak untuk melahirkan suatu pemahaman yang objektif-apresiatif terhadap realitas persoalan yang sebenarnya. Kemudian, Negara juga harus hadir dan responsif untuk menegaskan legal standingnya, dalam rangka memberikan jaminan perlindungan kepada warga negaranya, baik secara konstitusi maupun secara syari. Sementara itu, pihak Kampus UIN Ar-Raniry juga harus mencerdasi dan menyikapi persoalan ini, secara akademis dan ilmiah. Tidak secara emosional akibat terprovokasi oleh sentimen-sentimen dari kepentingan tertentu. Oleh karena itu, Kampus harus mencerdasi dan memahami bahwa apa yang dilakukan Rosnida Sari adalah sebuah proses pembelajaran untuk mengembangkan sikap saling paham antarumat beragama sehingga saling menghargai satu sama lain atas perbedaan-perbedaan yang ada dan proses ini juga merupakan bentuk manifestasi dari perintah alquran bahwa aksi untuk saling mengenal itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari (Al-hujurat: 13)

(Fuad Mardhatilah UY Tiba, Direktur Eksekutif The Aceh Institute)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.